Rabu, 28 Desember 2011

60 Detik Dalam Dunia Teknologi

0 komentar













Ternyata, banyak hal menarik terjadi dalam waktu 60 detik atau 1 menit di jagat teknologi. Misalnya dalam waktu sangat singkat itu, 2 juta orang nonton pornografi online.

Go Globe, sebuah perusahaan desain website merilis infografis tentang kejadian menarik di dunia teknologi yang muncul dalam satu menit. Tentunya dengan mengambil data statistik terkait.

Cukup banyak data ditampilkan, dari penjualan handset, komputer sampai transaksi keuangan via internet. Berikut data-data yang dikeluarkan oleh Go Globe:

  • 710 komputer terjual di seluruh dunia, 555 di antaranya memakai prosesor buatan Intel
  • 1.820 TB data tercipta, cukup besar sehingga bisa ditampung dalam 2,6 juta CD
  • 242 komputer terinfeksi program jahat
  • 450 CD Windows terjual di seluruh dunia
  • 925 iPhone 4S dan 85 iPad laku terjual
  • 11 unit konsol game Xbox 360 terjual
  • 18 tablet Amazon Kindle Fire terjual
  • 38 ton sampah elektronik dihasilkan
  • 4.000 perangkat USB dibeli konsumen
  • 2.500 kartridge terjual
  • 2.100 pengguna check in di Foursquare
  • 2 juta pengguna internet menyaksikan pornografi online
  • Google menuai pendapatan USD 75 ribu
  • 1,1 juta percakapan terjadi via instant messenger
  • 103 unit BlackBerry terjual
  • 1.100 akre tanah digarap di Farmville
  • Terjadi transaksi senilai USD 219 ribu via PayPal
  • 950 pembelian dilakukan via eBay
  • 12 website kena hack
  • 1.400 disc film disewakan online melalui penyedia layanan Redbox

Minggu, 18 Desember 2011

'Mission Impossible Ghost Protocol': Memanjat Gedung Tertinggi Sedunia

0 komentar

Jakarta - Anda pikir di usianya yang sudah menginjak 49 tahun, Tom Cruise akan santai dan berleha-leha. Mengenakan kemeja bermotif bunga khas Hawaii dan celana pendek sembari membaca seri Twilight. Tidak. Tom Cruise menerima tantangan Brad Bird di seri terbaru 'Mission Impossible' untuk memanjat sungguhan gedung tertinggi sedunia, Burj Khalifa di Dubai hanya untuk membuktikan bahwa dia masih bisa melakukannya. Dan ya, bahwa film ini mungkin akan menjadi film terbaik dari seri 'Mission Impossible' sejauh ini. Ethan Hunt (Tom Cruise dengan kondisi fisik yang ternyata masih luar biasa fit) baru saja dikeluarkan dari penjara di Rusia oleh Agen Jane (Paula Patton, the new femme fatale) dan Agen Benji (Simon Pegg, salah satu orang terlucu sedunia) dengan misi terbaru untuk mengambil sebuah berkas penting. Berkas itu menyangkut kepentingan dunia tentu saja. Isinya berupa kode-kode sebuah nuklir Rusia yang mungkin saja akan memicu perang nuklir terbaru. Berkas itu ternyata menjadi incaran Hendricks (Michael Nyqvist yang sengaja diimpor dari Swedia setelah penampilannya yang menawan dalam 'Millenium Trilogy') yang sepertinya memang hobi dengan segala hal yang berbau nuklir. Misi mereka ternyata tidak berjalan dengan mulus. IMF kini dituduh atas meledaknya Kremlin. Dan, dengan tewasnya sang bos (cameo singkat yang menarik dari Tom Wilkinson), Ethan, Jane, Benji dan kini ditemani oleh agen analisis kinyis-kinyis bernama Brandt (Jeremy Renner yang tampil tidak senyolot biasanya) harus menyelamatkan dunia secara underground. Perlengkapan mereka seadanya, tidak ada bantuan dari kantor dan taruhan nyawa yang lebih berat. Mereka pun terbang mengelilingi dunia, lengkap dengan theme songkhas karya Lalo Schifrin, dan melaksanakan misi yang mustahil itu. Setelah Brian De Palma mengadaptasi film pertamanya dengan gaya yang tradisional, kemudian John Woo dengan gaya post-modern yang melibatkan begitu banyak adegan slow-motion, serta J. J. Abrams yang sangat 'Alias', kita lumayan terkejut ketika nama Brad Bird disebut sebagai komandan untuk seri keempatfranchise ini. Brad Bird lebih dikenal sebagai sutradara animasi atas dua filmnya yang sangat keren 'The Incredibles' (yang kalau boleh saya ingatkan adalah animasi yang menceritakan superhero dengan sudut pandang yang sangat liar) dan 'Ratatouille'. Ini adalah film live action pertamanya sebagai sutradara (John Lasseter dari Pixar juga melakukan hal yang sama tahun depan dengan John Carter, sebuah film dengan biaya super-fantastis dari Disney). Brad Bird adalah seorang visioner yang sangat menarik. Dia berhasil menampilkan adegan-adegan action yang mendebarkan bahkan hanya dalam sebuah sekuens yang tidak membutuhkan puluhan mobil berterbangan seperti Michael Bay. Untuk menambah efek dramatisnya, 'Mission Impossible: Ghost Protocol' disyut dengan kamera IMAX yang menghasilkan gambar yang tidak hanya indah tapi juga mampu menangkap detail dengan ketajaman yang mengagumkan. Moscow, Mumbai dan Dubai tidak pernah terlihat sekeren itu. Terutama pemandangan dari atas gedung Burj Khalifa yang menggetarkan. Michael Giacchino, di sisi lain memberikan sentuhan magis dengan scoring yang lumayan imajinatif untuk memberikan efek Tom Cruise berlari dan melompat menjadi lebih dahsyat. Terakhir, yang membuat film ini menjadi lebih segar adalah Simon Pegg. Anda mungkin pernah melihatnya di 'Shaun of the Dead', 'Hot Fuzz' atau 'Paul'. Dia mungkin tidak begitu banyak menabrakkan tubuhnya ke benda-benda keras seperti Tom Cruise, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa dia adalah the best one-liner di film ini sampai credit title bergerak. Ini bukan film action sekelas 'Inception' yang akan membuat Anda melongo dengan ideologinya, atau sebuah terobosan baru besar dalam dunia sinema. Tidak. Ini merupakan 133 menit murni hiburan tanpa pikir panjang. Dan, memang ada efek dramatis seperti pukulan di dalam perut ketika theme song khas itu mulai berbunyi.




sumber:www.detikhot.com

Jumat, 16 Desember 2011

14 Negara Serbu Konferensi Ilmu Komputer UI

0 komentar

Jakarta - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menggelar konferensi internasional di bidang ilmu komputer dan sistem informasi, ICACSIS 2011 (International Conference On Advanced Computer Science and Information Systems). Sejumlah perwakilan dari 14 negara pun bakal menyerbu perhelatan ini. Acara yang dihelat pada 17-18 Desember 2011 di Mercure Convention Center, Ancol, Jakarta itu merupakan forum internasional yang menghadirkan para peneliti, professional, mahasiswa dan pakar di bidang ilmu komputer dan sistem informasi, yang berasal dari dalam dan luar negeri. Tujuan dari acara ini adalah saling berbagi pengetahuan, pengalaman, inovasi dan perkembangan informasi terkini mengenai metodologi, teori dan aplikasi dalam semua aspek system engineering, human machine interaction, interface dan berbagai aplikasi bermanfaat lainnya. Opening Ceremony ICACSIS 2011 rencananya akan dibuka Prof. Musliar Kasim (Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI) dan Prof.T. Basaruddin (Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia). Adapun para pembicara yang dihadirkan: Prof. Boris Mirkin (HSE Moscow/ University of London), Dr. Xue Li (University of Queensland), Prof. Elena Gaura (Coventry University, UK), Prof. T. Fukuda (Nagoya University, Japan), dan Ir. Zainal A.Hasibuan, MLS, PhD (Universitas Indonesia). Topik utama yang akan dibahas oleh para invited speaker yaitu mencakup aspek data mining, information network analysis, pervasive sensing, dan Indonesian E-Cultural Heritage Framework. "ICACSIS 2011 akan dihadiri oleh 200 peserta yang berasal dari dalam dan luar negeri. Sejumlah perwakilan dari 14 negara sudah memastikan hadir," tukas UI, dalam keterangannya, Jumat (16/12/2011). Mulai dari Malaysia, Uni Emirat Arab, Iran, India, Mesir, China, Thailand, Norwegia, Vietnam, Australia, Jerman, Korea, Pakistan, dan Inggris (UK). Konferensi internasional ICACSIS sendiri telah terselenggara sejak tahun 2009. Pada tahun 2011 ini, secara resmi Konferensi ICACSIS disponsori oleh Asosiasi Professional Tingkat Internasional dalam Pengembangan Teknologi yaitu IEEE. Konferensi ICACSIS 2011 terdiri dari 4 main event yaitu Plennary Speech, Parallel Session, Workshop Session dan Poster Session. Jumlah papers (makalah) yang disubmit yaitu 136 paper dari berbagai negara. Setelah melalui tahap seleksi serta review ketat oleh Committee ICACSIS 2011, diperoleh 66 paper yang lolos seleksi untuk dipresentasikan dalam konferensi internasional ini.

sumber:www.detikinet.com